Sirkuit Sepang

Sirkuit Internasional Sepang merupakan sirkuit  dua balapan paling bergengsi: Formula 1 dan MotoGP.

Untuk ukuran sirkuit internasional, aspal di Sepang tak semulus yang dibayangkan, bahkan cenderung kasar. Di sejumlah titik lintasan kerap ditemui batu-batu kecil . Gangguan batu-batu ini bisa dirasakan dari dalam mobil.

Lebar lintasan cukup lebar di jalur lurus, namun di bagian tikungan terkesan menyempit, sehingga sungguh sulit rasanya untuk mobil sekelas F1 yang memiliki body yang lebih panjang untuk bisa menyalip lawannya di tikungan.

Dari dalam lintasan terlihat jajaran bangku penonton yang tertata rapi dan dihias dengan nuansa warna hijau dan putih. Tak salah rasanya jika Sepang disebut memiliki salah satu fasilitas pendukung terbaik sehingga menjadi salah satu rujukan untuk tempat penyelenggaraan event balap lainnya.

Ketika sedang libur event, Sepang masih ramai disambangi para pembalap profesional ataupun amatir untuk menjajal laju kuda pacunya. Terutama jika pagi hari, mudah sekali menemui para pembalap yang tengah menjajal sirkuit ini.

Sirkuit yang memiliki 15 tikungan ini didesain oleh Hermann Tilke. Rancangan sirkuit ini sedikit unik karena mempunyai  dua lintasan lurus panjang serta memiliki tower raksasa yang sampai sekarang menjadi simbol Sepang.

Satu Tanggapan to “Sirkuit Sepang”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: