Lewis Hamilton mengaku mendapat pelajaran berharga dari GP Singapura untuk lebih berhati-hati. Namun di GP Jepang dia malah melakukan kesalahan yang sama, yang kini membuatnya menyesal.
Hamilton berkata, “Saya berpikir kalau Singapura menjadi pelajaran sekaligus pengalaman berharga. Saya benci membalap demi mendapatkan poin, tapi kita semua melihat keuntungan melakukan pendekatan tersebut di saat seperti ini.
Di balapan malam GP Singapura, Hamilton tampil agak berbeda. Dia yang biasanya sangat agresif – hal mana sempat memunculkan kritik – tampil lebih dingin. Yang paling jelas terlihat adalah saat Jagoan McLaren Mercedes itu memilih untuk tidak menyerang Nico Rosberg demi meraih posisi dua saat balapan tinggal menyisakan beberapa lap.
Hamilton berkata, “Anda selalu bisa melihat ke belakang dan berharap bisa melakukan sesuatu hal yang berbeda. Saya membuat kesalahan dan saya membayar untuk hal itu. Peristiwa seperti ini bisa terjadi, Anda hanya harus tetap menegakkan kepala dan terus berjalan,
Ketika itu selepas GP Jepang Hamilton memiliki keunggulan 17 poin atas Kimi di posisi dua. Namun kesalahan fatal yang terjadi di GP Cina dan buruknya penampilan di GP Brasil membuat pemuda Inggris itu harus melupakan mimpi menjadi juara dunia di tahun debutnya.